Melacak Kiriman Dari Luar Negeri Tanpa Tracking Number – Part 1

Penantian

Pada pertengahan Agustus yang lalu untuk pertama kalinya saya mencoba membeli barang dari luar negeri dan dikirimkan ke Indonesia. Total ada 3 barang, barang saya dikirimkan melalui pos ke Indonesia tanpa menggunakan tracking number. Berdasarkan estimasi dari pihak penjual, barang akan tiba sekitar 30 hari setelah pengiriman. Pada hari ke-28 akhirnya salah satu dari ketiga barang tersebut tiba di tempat saya. Tetapi dua barang lagi masih belum sampai juga pada hari yang ke-30. Pada saat itu saya sangat cemas karena itu merupakan pembelian saya yang pertama, apalagi tanpa menggunakan tracking number, barang-barang saya tersebut sangat rawan hilang di tengah jalan tanpa diketahui keberadaannya. Usaha mencari informasi mengenai pengalaman orang-orang yang pernah dikirimkan barang dari luar negeri tanpa tracking number tidak memberikan hasil yang baik. Kebanyakan menyebutkan bahwa kita hanya dapat menunggu barang tersebut sampai di rumah, karena tanpa tracking number barang tersebut tidak dapat dilacak keberadaannya oleh pihak pos.

Pencarian

Karena tidak ingin pasif menunggu begitu saja tanpa kejelasan, akhirnya saya mencari-cari informasi dan menemukan sebuah tulisan tentang pengalaman pribadi mencari barang kiriman untuk penulis dari luar negeri. Dengan adanya sedikit harapan setelah membaca tulisan tersebut, pada suatu hari Senin saya memberanikan diri pergi ke kantor pos Fatmawati Jakarta Selatan yang merupakan kantor pos yang mengelola pengantaran barang-barang kiriman di wilayah tempat tinggal saya.

Ketika menanyakan mengenai pelacakan barang saya di customer service kantor pos Fatmawati, petugas customer service kantor pos mengatakan bahwa tanpa tracking number maka barang saya tidak dapat dilacak keberadaannya.

Tidak puas dengan jawaban dari pihak kantor pos Fatmawati, keesokan harinya saya pergi ke kantor pos Pasar Baru yang mengelola seluruh kiriman pos ke Indonesia dari luar negeri. Di bagian customer service saya menunjukkan amplop bungkusan kiriman saya yang sudah sampai kepada petugasnya. Petugas customer service kantor pos mengatakan bahwa barang kiriman saya tersebut dapat dilacak tetapi hanya dapat dilacak secara manual, tidak dapat dilacak melalui komputer.

Amplop kiriman pertama yang sampai

Amplop kiriman pertama yang sampai

Saya dialihkan ke bagian IMP (International Mail Processing) di lantai 2 untuk mencari keberadaan barang saya tersebut. Di bagian IMP setelah menjelaskan maksud kedatangan saya untuk mencari barang kiriman saya, saya diberikan setumpukan kertas berisi daftar nama penerima barang di setiap bungkusan barang yang didistribusikan oleh kantor pos Pasar Baru ke kantor pos berbagai kota di Indonesia agar saya mencari nama saya di dalam daftar nama tersebut. Berhubung barang saya dikirim pertengahan Agustus, menurut perkiraan petugas pos barang saya akan tiba di Indonesia pada akhir Agustus. Saya diberikan setumpuk daftar nama penerima kiriman untuk wilayah Jabotabek pada bulan Agustus. Dari daftar yang berisi begitu banyak nama yang ditulis tangan ini saya harus mencari nama saya sebanyak 3 kali (berhubung ada 3 barang yang dikirim kepada saya).

Daftar Nama Penerima Kiriman

Daftar Nama Penerima Kiriman

Setelah menghabiskan berjam-jam untuk daftar nama penerima pada bulan Agustus tersebut, akhirnya saya menemukan satu nama saya di dalam daftar tersebut yang kemungkinan merupakan barang yang sudah saya terima tersebut. Masih ada dua nama saya yang belum saya temukan, dan akhirnya saya temukan setelah mencari nama saya di daftar nama penerima pada bulan September. Ini menandakan bahwa barang saya telah tiba di Indonesia semua dan saat ini berada di kantor pos Fatmawati. Saya mencatat nomor bungkusan, tanggal bungkusan, dan semua data yang kira-kira penting saya catat untuk ditanyakan ke kantor pos Fatmawati.

Sebagai informasi tambahan, pada hari itu di kantor pos Pasar Baru saya bertemu dengan seseorang yang juga bernasib sama ingin mencari barang kiriman untuk temannya, sebutlah si A. Si A tinggal di Jakarta Utara dan sudah sering membeli barang dari luar negeri. Menurut cerita si A, biasanya dia dapat dengan mudah mencari barang kiriman dia di kantor pos Jakarta Utara hanya dengan memberikan nama dan alamat kepada petugas pos di sana. Kali ini si A ingin mencari barang untuk temannya di Jakarta Barat, dan mungkin bernasib sama seperti saya yang tidak dapat dicarikan barangnya hanya bermodal memberikan nama dan alamat penerima ke petugas, akhirnya si A mencoba mencari barangnya kantor pos Pasar Baru dan kami sama-sama mencari nama kami di daftar nama yang saya sebut di atas.

(berlanjut ke posting berikutnya)

Advertisements
This entry was posted in HYU Shop, Jakarta and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s